Kamis, 30 Oktober 2008

STRES dan DEPRESI



Apa yang membuatmu stress?



Kegiatan belajar



Pikiran dan perasaan negatif



Hubungan pribadi yang hancur



Persoalan dalam keluarga



Sekolah yang berubah-ubah



Penyakit kronis



Kekurangan uang



Kenangan traumatis masa lalu



Satu saja dari daftar di atas cukup membuat kita stress, tapi terkadang lebih dari satu hal di atas terjadi secara bersamaan, sehingga stress berubah menjadi depresi. Kadang, itu terjadi berangsur-angsur sampai kita tak menyadarinya. Apa sih tanda-tanda depresi?



N Kesedihan yang tak kunjung hilang



N Persoalan kecil kadang membuat kita mudah tersinggung



N Merasa tidak ada harapan lagi



N Tak ada semangat / mortivasi



N Nilai-nilai sekolah tiba-tiba anjlok



N Rasa mau mati saja atau bunuh diri saja



Kalau sudah begitu, apa yang harus kita lakukan?



Sadarilah: kamu tidak sendirian! Rasa depresi begitu lazim bagu banyak orang. Temukan dan ngobrollah dengan teman, orang tua atau guru yang kamu percayai. Hindari bergul dengan pengguna narkoba demi mengatasi situasi hidup yang sulit. Yang penting : jangan melakukan apapun yang menyebabkan kerusakan permanen atau kematian. Ingat : “bunuh diri adalah solusi rusak permanen demi persoalan yang tidak permanen (sementara).”



Sekiranya temanmu bercerita mau bunuh diri, kamu tidak sedang berkhianat jika kamu melaporkannya kepada orang dewasa yang bertanggung jawab. Bahkan sekalipun kamu sudah berjanji kepadanya untuk tidak menceritakan kepada siapapun rahasia itu. Sebab, sebenarnya temanmu itu sedang butuh pertolongan. Lebih baik ia marah sementara padamu daripada ia harus bergelar almarhum untuk selamanya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar