Apa yang membuatmu stress?
Kegiatan belajar
Pikiran dan perasaan negatif
Hubungan pribadi yang hancur
Persoalan dalam keluarga
Sekolah yang berubah-ubah
Penyakit kronis
Kekurangan uang
Kenangan traumatis masa lalu
Satu saja dari daftar di atas cukup membuat kita stress, tapi terkadang lebih dari satu hal di atas terjadi secara bersamaan, sehingga stress berubah menjadi depresi. Kadang, itu terjadi berangsur-angsur sampai kita tak menyadarinya. Apa sih tanda-tanda depresi?
N Kesedihan yang tak kunjung hilang
N Persoalan kecil kadang membuat kita mudah tersinggung
N Merasa tidak ada harapan lagi
N Tak ada semangat / mortivasi
N Nilai-nilai sekolah tiba-tiba anjlok
N Rasa mau mati saja atau bunuh diri saja
Kalau sudah begitu, apa yang harus kita lakukan?
Sadarilah: kamu tidak sendirian! Rasa depresi begitu lazim bagu banyak orang. Temukan dan ngobrollah dengan teman, orang tua atau guru yang kamu percayai. Hindari bergul dengan pengguna narkoba demi mengatasi situasi hidup yang sulit. Yang penting : jangan melakukan apapun yang menyebabkan kerusakan permanen atau kematian. Ingat : “bunuh diri adalah solusi rusak permanen demi persoalan yang tidak permanen (sementara).”
Sekiranya temanmu bercerita mau bunuh diri, kamu tidak sedang berkhianat jika kamu melaporkannya kepada orang dewasa yang bertanggung jawab. Bahkan sekalipun kamu sudah berjanji kepadanya untuk tidak menceritakan kepada siapapun rahasia itu. Sebab, sebenarnya temanmu itu sedang butuh pertolongan. Lebih baik ia marah sementara padamu daripada ia harus bergelar almarhum untuk selamanya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar